Jumat, 26 April 2013

Statistika Non Parametrik,, Tes McNamer 2 arah,,

McNamer Ialah Untuk melihat perubahan terhadap perlakuan tertentu ”sebelum-sesudah”,pengukurannya  dengan menggunakkan skala nominal atau ordinal).
Tabel segiempat untuk menguji signifikansi perubahan

1.    Individu dicatat di “sel A” jika dia berubah dari    “positif” ke “negatif”
2.    Individu dicatat di “sel D” jika dia berubah dari “negatif” ke “positif”.

Dasar Pemikiran dan Metode
1.    Individu dicatat di “sel B” jika sebelum dan sesudahadalah “positif”.
2.   Individu dicatat di “sel C” jika sebelum dan sesudah adalah “negatif”.
3.   Karena A+D menunjukkan jumlah total individu yang berubah, maka harapan di bawah Ho adalah:
ü  ½ (A+D) kasus =>berubah dalam satu arah, dan
ü  ½ (A+D) kasus => berubah dalam arah lain
ü  Dgn kata lain ½ (A+D) => adalah frekuensi yg diharapkan di bawah Ho.
4.   Koreksi Kontinyuitas merupakan suatu distribusi kontinyu (chi square) yang digunakan untuk memperkirakan suatu distribusi yang diskrit
             Dengan rumus :
                                                   X2=( |𝑨𝑫|-1)2  : A+D
                                                                   Dgn db=1
Signifikansi setiap harga X2 yang diperoleh dengan rumus di atas ditetapkan dengan menggunakan Tabel C. Jika harga c2 observasi sama atau lebih besar dari yang ditunjukkan di Tabel C untuk suatu tingkat signifikansi tertentu dg db=1, maka implikasinya ialah bahwa suatu efek yang ”signifikansi” telah ditunjukkan dalam jawaban”sebelum” dan ”sesudah”.

Contoh Kasus
Misalkan seorang psikolog kanak-kanak tertarik mengenaipendekatan awal hubungan sosial kanak-kanak. Telah diamati bahwa anak yang baru masuk ke pra TK biasanya membuka hubungan antar pribadi dengan orang dewasa dan bukannya dengan sesama anak-anak. Dibuatlah ramalan bahwa dengan bertambahnya keterbiasaan dan pengalaman, anak-anak semakin banyak memulai hubungan sosial dengan anak-anak lainnya dan bukannya dengan orang dewasa. Untuk menguji hipotesis ini, psikolog mengobservasi 25 anak-anak yang baru masuk pada setiap hari pertama masingmasing anak itu masuk pra TK. Dia mengkategorikan pendekatan pertama yang dilakukan oleh anak-anak dalam hubungan sosial mereka itu menurut pertimbangan apakah hubungan itu ditujukan kepada orang dewasa atau anak-anak lain. Kemudian dia mengobservasi masing2 dari 25 anak itu setelah bersekolah di pra TK selama sebulan dan membuat kategori yang sama pula.
Hasilnya adalah sebagai berikut:


Obyek pendekatan awal hari ke-30


Anak-anak
Dewasa
Obyek pendekatan
awal hari pertama
Dewasa
A (14)
B (4)

Anak-anak
C (3)
D (4)
Ujilah Ho bahwa untuk kanak-kanak yang berubah, kemungkinan bahwa seorang anak akan mengubah obyek pendekatan awalnya dari dewasa ke kanak-kanak (PA) adalah sama dengan kemungkinan bahwa ia akan mengubah obyek itu dari kanak-kanak ke dewasa (PD). Gunakan taraf signifikansi 0,05.
Ho : untuk kanak-kanak yang berubah, kemungkinan bahwa seorang anak akan mengubah obyek pendekatan awalnya dari dewasa ke kanak-kanak adalah sama dengan kemungkinan bahwa dia akan mengubah obyek itu dari kanak-kanak ke dewasa.PA=PD=1/2
H1 : PA>PD
  • Uji Statistik: Uji McNemar => menggunakan dua sampel berhubungan, tipe pre dan post, skala nominal
       Tingkat signifikansi:Digunakan α=0,05. banyak kanak2 yang diobservasi pada hari pertama dan ke-30 di sekolah, N=30.
Periksa Tabel C, nilai c2-tabel = 3,84
       Daerah penolakan:Karena H1 menunjuk secara khusus arah perbedaan yang diramalkan, maka daerah penolakannya satu sisi. Ho akan ditolak jika c2-hitung > c2-tabel.
(Bisa juga digunakan p-value)
       Nilai X2-hitung:
X2=(|A-D|-1)2 :A+D =(|14-4|-1)2 :14+4  = 81 : 18= 4,5
 
       Keputusan:Karena c2-hitung > 3,84 maka dapat Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa kanak2 menunjukkan kecenderungan mengubah obyek pendekatan awal mereka dari dewasa ke kanak2 setelah mendapatkan pengalaman 30 hari disekolah pra TK.



Smoga bermanfaat

Regards
Hillary




Tidak ada komentar:

Posting Komentar